Kapongan-situbondo.desa.id - Pemerintah Desa Kapongan menggelar kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2026 di balai desa setempat sebagai langkah nyata dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di Desa Kapongan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Kapongan Roi Hidayat, Ketua BPD Kapongan, PLD Desa Kapongan, serta berbagai elemen masyarakat.
Rembuk Stunting ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Ahli Gizi Eni Musdalifah, Bidan Desa Putri Andika S., serta Kader Pembangunan Manusia (KPM) Merie. Mereka memberikan edukasi dan pemahaman terkait pentingnya pencegahan stunting sejak dini melalui pola hidup sehat, pemenuhan gizi, serta pelayanan kesehatan yang optimal.
Peserta kegiatan terdiri dari kader Posyandu, ibu balita, calon pengantin, remaja, Ketua RW, Ketua RT, hingga tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program percepatan penurunan stunting di Desa Kapongan.
Dalam pemaparannya, narasumber menyampaikan bahwa saat ini terdapat 4 balita stunting di Desa Kapongan. Berdasarkan hasil dari e-HDW, angka konvergensi stunting Desa Kapongan mencapai 87 persen. Capaian tersebut dipengaruhi oleh berbagai indikator layanan dasar yang masih perlu ditingkatkan.
Beberapa faktor yang mempengaruhi besaran konvergensi stunting di antaranya kepemilikan sarana sanitasi seperti jamban sehat dan sumber air bersih, layanan pengelolaan limbah, pola hidup bersih dan sehat masyarakat, layanan kepemilikan kartu keluarga dan jaminan kesehatan, imunisasi balita, layanan Posyandu, hingga layanan kunjungan sasaran Posyandu ILP mulai dari bayi, balita, remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas hingga lansia.
Camat Kapongan Roi Hidayat dalam sambutannya berharap seluruh pihak dapat terus bersinergi dan meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan stunting. Ia menekankan bahwa penanganan stunting bukan hanya tugas pemerintah desa dan tenaga kesehatan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.
“Melalui Rembuk Stunting ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan, kebersihan lingkungan, serta pemenuhan gizi keluarga demi menciptakan generasi Desa Kapongan yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Camat Kapongan.
Pemerintah Desa Kapongan berharap kegiatan ini mampu memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus menjadi langkah konkret dalam menekan angka stunting di tahun 2026.